INDONESIA SCOUT MOVIEMAKER, KEBANGKITAN TAYANGAN EDUKATIF GERAKAN PRAMUKA

Tangerang (26/11/2017)

“Dunia dalam Genggaman” itulan istilah yang terlontar dari ka Dwi Nurwahyudi, yang belakangan ini kian aktif bersama teman-teman Komunitas Indonesia Scout Moviemaker memproduksi tayangan-tayangan edukatif bertemakan Pramuka. “Arus informasi yang kian pesat, dimana segalamacam hal bahkan dapat diakses dalam sepersekian detik melalui benda yang jadi candu generasi muda Indonesia seolah berbanding terbalik dengan karya yang diciptakan. Belum lagi dominasi tayangan-tayangan tidak layak konsumsi yang tanpa pandang usia bisa dengan mudah didapat, berakibat munculnya fenomena-fenomena kurang baik yang malah trending. Generasi Micin, Kidz Zaman Now tercipta dari hal tersebut. Kami berkeinginan menciptakan tayangan edukatif bagi generasi muda Indonesia”. Lanjut Sang Founder menjelaskan sedikit latar belakang terbentuk Komunitas Indonesia Scout Moviemaker.

Indonesia Scout Moviemaker adalah wadah bagi para anggota Gerakan Pramuka Indonesia baik yang aktif, maupun yang tidak aktif, juga diperuntukan bagi orang yang punya perhatian terhadap Gerakan Pramuka Indonesia dalam memelopori pembuatan tayangan-tayangan edukatif Pramuka atau tayangan edukatif lainnya. Komunitas yang baru saja terbentuk pada 10 Oktober 2017 ini memiliki visi untuk “Mengedukatifkan Gerakan Pramuka, Mempramukakan tayangan edukatif” dengan kemasan audio visual atau lebih dikenal dengan film. Misinya pun diantara lain : 1. Memberikan pemahaman tentang tayangan edukatif kepada anggota gerakan Pramuka dan khalayak , 2. Memberikan pelatihan pembuatan tayangan edukatif gerakan Pramuka Indonesia, 3. Memberikan pelatihan dan tutorial editing tayangan edukatif melalui smartphone dan aplikasi editing lainnya, 4. Aktif dalam peliputan kegiatan Pramuka di Indonesia. “Kami sepenuhnya support terhadap Gerakan Pramuka Indonesia, melihat Pramuka dimasa kepemimpinan ka Adhyaksa Dault semakin kreatif dan fresh kegiatannya, ini hanya bagian kecil dari bentuk kecintaan kami terhadap Gerakan Pramuka Indonesia dan NKRI untuk generasi muda Indonesia yang lebih baik di masa depan”, tambah ka Dwi.

Walapun masih seumur jagung, namun progress yang dilakukan oleh Komunitas Indonesia Scout Moviemaker sangat terlihat. Jejaknya terekam dalam pelatihan moviemaker untuk calon anggota Saka Pariwisata Kabupaten Tangerang pada 29 Oktober 2017, kontribusi dalam Raimuna Jabar di Bumi Perkemahan Kiara Payung Jatinangor papa 7-14 November 2017, liputan pelepasan peserta Perkemahan Putri Nasional dan Pelayaran Lingkar Nusantara (Perkempinas dan Pelantara 2017) pada 18 November 2017 di Kwarda Banten, dan yang terbaru dalam kegiatan Pesta Siaga Kwarda Banten pada 25 November 2017. Hal ini mendapat sambutan dari Humas Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Banten, ka Zaenal Arifin. “Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan teman-teman Komunitas Indonesia Scout Moviemaker ini, kedepan kami ingin mengajak teman-teman komunitas untuk turut serta mengapresiasi kegiatan Pramuka di Banten”, sambutan ka Zae sapaan akrabnya.

Kegiatan Komunitas Indonesia Scout Movimaker bersifat fleksibel tak menutut target, karena awal mulanya pun terlahir dari para anggota Pramuka yang tentunya sangat senang aktif di Pramuka. “ Kami dibantu oleh teman-teman yang luar biasa kreatif, ada ka Andika, ka Wildan, ka Melati, ka Tiyanti, dan ka Tri dari kota Tangerang, dibantu juga oleh ka Alvian dari kota Bandung, ka Nurmansyah, ka Pupung, ka Aurora, ka Yovan, ka Subhan, ka Farhan, ka Fadli, ka Rozak. Ka Dwi Ramadan, ka Shidiq, KA Nurul Ajijah dan ka Dian Herdiawan dari Jawa Barat, dibantu juga oleh ka Bayu Pratama dari Penukal Abab Sumatra Selatan, ka Akbar dari Sintang Kalimantan Barat, ka Annisa dari Sumatra Barat dan trio ka Sarah, ka Alwi dan ka Dhea dari Kota Serang”. Tambah ka Dwi menjelaskan.

Aktivitas Komunitas Indonesia Scout Moviemaker juga dapat dilihat pada akun media sosial Instagram @Indonesiascoutmoviemaker dan youtube Indonesia Scout Moviemaker. Mas Kacamata sapaan akrab ka Dwi memberikan tips dalam pembuatan movie sederhana ala medos. “Karena zaman sekarang hamper semua orang memiliki smartphone saya pun melihat itu sebagai potensi untuk editing video berbasis smartphone. Teman-teman yang sudah tegabung dalam komunitas atau khalayak bisa membuat movie sederhana dengan cara menginstal aplikasi editing yang banyak tersedia di smartphonenya. Ada pun tips sederhana pembuatan movie yang baru saya kembangkan adalah teknik Film Momen, maksudnya adalah pengambilan gambar pada saat mengikuti kegiatan Pramuka (saat latihan mingguan, Persami, Pesta Siaga, Jambore, Dianpinru, Lomba Tingkat, Dianpinsat, Diklat, Penjelajahan, Raimuna, atau kegiatan Pramuka lainnya). Jenis film ini menempatkan penguatan pada : 1. Tokoh/talent (tokoh film diperankan oleh siapa pun yang berada di lokasi/ acara Pramuka yang sedang dilaksanakan(, 2. Alur (pengembangan akur dikemas sekreatid mungkin dengan durasi yang support ke jejaring sosial, 3. Improvisasi (karena sifatnya yang momen, pembuat film harus panai melihat situasi saat pengambilan gambar, dan yang terpenting pada poin 4. Pesan Edukatif (harus disisipkan pada setiap karya). Bisa dilihat pada Film-film sederhana yang sudah dibuat di akun Instagram diantaranya: 1. Miniseri Dasa Darma Episode 1-6 dan akan memasuki eipside ke 7, 2. Antara Barung Biru, Aku, dan ka Kwarda.

Komunitas ini terbuka bagi siapa saja yang ingin membuat karya tayangan edukatif. Ada pun untuk pendaftaran bisa melalui Narahubung Indonesia Scout Moviemaker ka Wildan Firdaus : 0895 0603 8319. Salam Pramuka, Salam Pelopor Kebaikan, Salam Edukatif.

Penutup pesan ka Dwi Noer “Yuk kakak Pramuka di Indonesia tercinta, kita dominasi tayangan edukatif untuk Indonesia yang lebih baik”.

Narahubung Indonesia Scout Moviemaker

 

(Humas Kwarcab)

Share This:

0 thoughts on “INDONESIA SCOUT MOVIEMAKER, KEBANGKITAN TAYANGAN EDUKATIF GERAKAN PRAMUKA”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *